Dishub Metro Kaji Bus Damri Gantikan Angkot

0
708
Kabid Angkutan Dishub Metro Candra Laksana.

 

METRO – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Metro tengah mengkaji pengoperasian bus milik Perum Damri sebagai pengganti angkutan kota (Angkot) di Kota Metro.

Kabid Angkutan Dishub Metro Candra Laksana menjelaskan, Dishub sudah berkoordinasi dengan Damri untuk kerjasama penggunaan bus milik Damri sebagai angkutan massal di Kota Metro. Pasalnya, Kota Metro sudah selayaknya memiliki angkutan massal. Terlebih, kondisi angkot di Kota Metro yang sudah tidak layak beroperasi.

“Kita sudah beberapa kali berkoordinasi dengan Damri. Sampai saat ini masih dalam proses pembahasan terus. Nanti kalau pemerintah dan Damri setuju insyallah 2019 sudah jalan,” jelas Candra, Kamis (13/12).

Dikatakanya, baik Dishub maupun Damri juga akan melakukan kajian terlebih dahulu. Hal ini, untuk melihat minat masyarakat dengan adanya bus tersebut sebagai angkutan massal.

“Untuk percobaan nanti kami akan pinjam pakai bus Damri dulu. Kita uji coba, ramai atau tidak. Nah Damri juga akan melakukan kajian,” katanya.

Menurutnya, program ini masih dalam tahap pembicaraan. Nantinya, jika pemerintah dan Damri setuju, maka akan segera dioperasikan.

“Karena ada pembicaraan juga dari Damri mereka mau mengajukan kendaraan baru yang khusus untuk angkutan umum di Kota Metro. Jadi bukan bus yang bekas,” imbuhnya.

Sekretaris Komisi I DPRD Metro Nasrianto Effendi mendorong pemerintah untuk menambah bus untuk angkutan umum di Kota Metro. Pasalnya, angkot di Kota Metro sebagian besar tidak layak beroperasi.

“Bisa kita adakan lagi kendaraan angkutan massal. Kalau sekarang kan kita hanya punya bus sekolah. Nah jadi bisa ditambah untuk pengganti angkot,” paparnya.

Namun, tambah dia, baik pemerintah, DPRD, pengguna jasa maupun masyarakat harus duduk bersama untuk membicarakan terkait angkutan massal ini.

“Perlu duduk bareng dari stakeholder. Baik itu pemerintah, DPRD, pengguna jasa dan masyarakat. Untuk membicarakan masalah ini,” tutupnya. (HN)

LEAVE A REPLY