BPN Kota Metro Target 2019 Semua Tanah Bersertifikat

0
333

Metro, (megopak) – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Metro mencatat pada tahun 2019 ini sekitar 10 persen tanah di kota setempat belum bersertifikat.

“Sekitar segitu. Makanya kami mengimbau masyarakat yang tanahnya belum memiliki sertifikat untuk segera mengurus pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL),” kata Kasi Pengadaan BPN Metro Truedy Aritonang, Rabu.

Dikatakanya, BPN menargetkan tahun ini seluruh tanah di Kota Metro sudah bersertifikat termasuk, tempat ibadah yang belum bersertifikat.

“Sekarang tidak ada kuota seperti Prona dulu. Jadi, warga mengurus melalui Pokmas di wilayahnya masing-masing. Untuk mengurus sertifikat di BPN tidak dikenakan biaya. Kalau di Pokmas biaya operasional maksimal Rp.200 ribu, atau tergantung dari keperluan untuk mengurusnya,” katanya.

Menurut dia, dasar biaya untuk pengurusan PTSL berdasarkan surat keputusan bersama (SKB) tiga menteri yakni Menteri Agraria dan Tata Ruang atau Kepala BPN, Menteri Dalam Negeri dan Kemendes PDTT.

“Dan ditindaklanjuti dengan Perwali Nomor 21 tahun 2017 tentang Pembiayaan Persiapan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap di Kota Metro,” ucapnya.

Truedy Aritonang menambahkan, ada beberapa kendala dalam menuntaskan tanah yang belum bersertifikat yaitu pemilik lahan yang tidak berdomisi di Kota Metro atau tanah yang tidak diketahui pemiliknya.

“Sedangkan yang di sekitarnya juga tidak mengetahui itu milik siapa, lalu batas-batasan tanahnya. Yang penduduk tahu hanya, lahan itu ada yang punya, tapi kan petanya itu tidak diketahui,” tambahnya.(her)

LEAVE A REPLY