Gubernur Lampung, Bupati Tuba, PT STTP, dan Omega Tabur Benih Ikan Jelabat di Tangga Raja

0
131

Megopak.com– PT Sienar Tri Tunggal Perkasa dan persaudaraan orang Menggala (Omega) yang ada di Jakarta tebar 100 ribu benih ikan di Tangga Raja Menggala, kabupaten setempat, Rabu (25/11/2020).

Dihadiri Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Anggota DPR-RI, Bupati Tulangbawang beserta Wakil, Ketua DPRD Tuba dan tokoh masyarakat setempat.

Kegiatan tersebut mengusung tema Normalisasi dan Restoking Pelepasan Bibit Ikan. Adapun bibit ikan yang di tebar antara lain 30 ribu ekor lele, 30 ribu nila, 20 ribu patin,10 ribu baung dan 10 ribu jelabat.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dalam sambutannya mengatakan, Dimasa Pandemi ini masyarakat mematuhi protokol kesehatan. Bukan berarti tidak dapat beraktivitas. Kesehatan lebih di utamakan agar roda ekonomi tetap berjalan.

Ia mengatakan, Sungai Way Tulangbawang saat ini tengah mengalami pendangkalan, oleh karena itu pengerukan pendalaman untuk sungai tersebut diperlukan.

“Banyak manfaat dari pengerukan sungai mulai dari antisipasi banjir yang selama ini sering terjadi di kota Menggala khususnya dan juga baik untuk berkembang biak ikan,” kata Arinal.

Dia menuturkan, pada hari ini tidak menutup kemungkinan di Tulangbawang atau di Mesuji menjadi tempat komoditi penyeberangan Lampung – Bangka Belitung doakan saja tidak akan lama lagi akan ada penyeberangan.

“Insya Allah. Menggala dan Way Kanan menjadi prioritas saya dalam mencari investor untuk bekerjasama. Dengan adanya investor di bidang perikanan dan pertanian dapat lebih berkembang, Singkong jangan hanya dijadikan tapioka tetapi dapat di olah lebih dari sekedar tapioka,” terang dia.

Kabupaten Tulangbawang, lanjut Arinal, merupakan salah satu Kabupaten andalan mulai dari lahan kering atau pun lahan sawah melimpah ruah.

“Saya berharap kepada masyarakat untuk menjaga ini semua, kepada pemerintah Kabupaten Tulangbawang harus tegas dalam menghukum para pengebom, penyetruman ikan,” tegasnya.

Sementara, ditempat yang sama, Komisaris Direktur PT Sienar Tri Tunggal Perkasa, Syah Amandaris mengatakan, Sudah lama kami tidak mendengar suara ketika kami datang kesini berteriak. Punyew, punyew, punyew? Kata Amandaris sembri menirukan suara anak kecil pada saat menjajakan ikan. Kini, sudah tidak ada lagi. Dia berharap masyarakat dapat menjaga ekosistem perairan di Way Tulangbawang.

“Tetap jaga dan lestarikan lingkungan di sungai Way Tulangbawang, Kami berusaha untuk melakukan normalisasi air sungai, agar benih yang kita tebar pada hari ini di kemudian hari dapat berkembang biak sehingga komoditi ikan air tawar tetap terjaga dihabitatnya,” pungkas dia. (Red/IB)

LEAVE A REPLY