DPC PDIP Metro Minta Panwaslu Tindalanjuti Money Politik pada Pilgub Lampung

0
37894
Ketua PDC PDIP Kota Metro Adi Prasetyo saat konfrensi pers.

METRO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Metro meminta Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) setempat untuk menindaklanjuti laporan dugaan money politik pada Pilgub Lampung.

Ketua DPC PDIP Kota Metro Adi Prasetyo mengatakan, banyak laporan terkait adanya money politik pada Pilgub Lampung khususnya di Kota Metro. Karenanya, pihaknya akan mengawal hingga selesai.

“Kita meminta Panwaslu menindaklanjuti sejumlah laporan money politik. Dan kami juga akan lakukan aksi ke KPU maupun Panwas, atas matinya demokrasi karena money politik,” kata dia didampingi Ketua Badan Saksi Pemilu Nasional PDI P Metro Uripto Budio, di Kantor DPC PDIP Kota Metro, Jumat (6/7).

Menurutnya, money politik tidak boleh dibiarkan terjadi terus menerus. Seolah tidak terjadi apa-apa. Karena masa depan demokrasi Indonesia akan hancur jika membiarkan money politik terjadi.

“Kita meminta kepada KPU sebagai penyelenggara pemilu, tidak terburu-buru menetapkan pemenang. Sementara banyak suara menyatakan money poltik dan sedang dalam proses hukum,” ucapnya.

Pihaknya, juga akan mendesak DPRD setempat untuk membentuk pansus terkait dugaan politik uang pada Pilgub Lampung di Bumi Sai Wawai.

“Kami akan┬ámendesak DPRD membentuk panitia khusus (Pansus) seperti di DPRD Provinsi,” paparnya.

Dijelaskanya, pada rapat pleno rekapitulasi Pilgub Lampung di wilayah setempat pihaknya hanya menerima berkas. Namun tidak menandatangani.

“Kita terima berkas betul, tapi tidak tanda tangan ya. Karena jelas, kami melihat banyak money politik terjadi saat Pilgub Lampung kemarin. Jadi kami menolak menandatangani hasil rekapitulasi,” terangnya.

Ditambahknya, DPC PDIP juga akan melakukan aksi simpatik untuk menyampikan penolakan terhadap money politik pada Pilgub Lampung.

“Bisa saja nanti kita adakan aksi. Tentu kita kan koordinasi dengan pihak berwajib,” tutupnya. (HN)

LEAVE A REPLY