Belum Ada Sertifikat Halal, Pairin Minta Pemberian Vaksin MR Ditunda

0
318
Walikota Metro Achmad Pairin ketika diwawancarai awak media.

 

METRO – Walikota Metro Achmad Pairin meminta Dinas Kesehatan untuk menunda pemberian vaksin Measles dan Rubella (MR). Pasalnya, saat ini vaksin tersebut masih menjadi pro kontra terkait belum keluarnya sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Dikatakanya, pemkot melalui Diskes sejatinya akan memberikan vaksin MR kepada anak SD Muhammadiyah. Namun, karena vaksin tersebut masih belum memiliki sertifikasi halal, pihaknya meminta Diskes merubah kegiatan tersebut menjadi sosialisasi.

“Saya baru tahu tadi pagi kalau vaksin iti belum memiliki sertifikasi halal dari MUI. Makanya saya panggil Ketua MUI Kota Metro untuk membicarakanya. Saya juga minta Diskes untuk menunda pemberian vaksin ini sebelum keluar sertifikasi halal. Makanya acara itu dirubah menjadi sosialisasi saja,” kata Pairin, Kamis (2/8).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro Ir. Nasir AT. MM menjelaskan, Pemkot Metro masih menunggu keputusan MUI pusat untuk pemberian vaksin MR tersebut.

“Makanya tadi kegiatanya dirubah menjadi sosialisasi bahaya penyakit campak dan rubella. Kita masih tunggu keputusan MUI pusat,” jelasnya.

Hal yang sama dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Maryati. Pihaknya mengaku akan menunda peberian vaksin MR sebelum ada keputusan dari MUI.

“Kita ganti sosialisasi. Jadi tidak akan diberikan vaksinnya sebelum ada keputusan terkait sertifikasi halal,” ucapnya.

Salah satu guru di SD Muhammadiyah mengaku sejumlah siswa di sekolah tersebut sudah diberikan vaksin MR pada Rabu (1/8). Namun, untuk hari ini (Kamis, 2/8, red) pemberikan vaksin MR ditunda.

“Kelas IV sudah mas. Kalau kelas II sebagian sudah, tapi banyak yang belum. Ya banyak juga wali murid yang menolak. Kan kemarin sebelum diberikan vaksin wali murid kami berikan surat persetujuan. Banyak juga yang tidak setuju,” tandasnya. (HN)

LEAVE A REPLY