Pairin Tinjau Pembangunan GSG Bumi Sai Wawai

0
386
Walikota Metro Achmad Pairin bersama Wakil Walikota Metro Djohan saat meninjau pembangunan GSG Bumi Sai Wawai.

METRO – Walikota Metro Achmad Pairin bersama Wakil Walikota Metro Djohan dan Sekda Kota Metro Nasir AT. MM meninjau pembangunan Gedung Serbaguna (GSG) Bumi Sai Wawai. Tinjauan ini, untuk melihat progres pembangunan gedung tersebut.

Achmad Pairin mengatakan, progres pembangunan Gedung Serbaguna (GSG) Bumi Sai Wawai saat ini sudah mencapai 10,64 persen. Artinya, progres pembangunan melebihi target dari Pemkot Metro pada bulan ini yakni sekitar 9 persen.

Dijelaskanya, pembangunan GSG Bumi Sai Wawai sudah sesuai rencana. Saat ini, pebangunan masih pada tahap pengayaman besi untuk pengecoran. Sementara itu, untuk pembangunan tiang dan lantai I ditarget selesai pada bulan Agustus ini.

“Inikan saya cek lagi sampai mana pembangunannya. Dari hasil tinjauan tadi sudah sesuai rencana. Nanti bulan Oktober cor beton sampai lantai atas. Baru pada bulan November masuk ke pembangunan atap,” jelas Pairin usai meninjau pembangunan gedung tersebut, Jumat (3/8).

Dikatakanya, pemkot menargetkan pembangunan GSG Bumi Sai Wawai selesai bulan Desember. “Harus selesai bulan Desember. Makanya saya cek seperti apa progresnya. Saya juga minta Kadis PUTR untuk mengecek setiap minggu untuk melihat progresnya,” katanya.

Pada bulan Desember 2018, lanjut dia, dana APBD yang digunakan untuk pembangunan GSG Bumi Sai Wawai akan di audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Nantinya, setelah audit BPK selesai, pembangunan gedung tersebut akan dilanjutkan untuk melengkapi aksesoris gedung tersebut.

“Aksesoris yang lain kita anggarkan 2019. Jadi nanti prosesnya pada bulan Desember 2018 akan diperiksa BPK tentang APBD yang disalurkan untuk pembangunan ini. Diperiksa kelayakan dan lainya. Nanti dari Desember 2018 sampai Mei 2019 pembangunan istirahat dulu sambil menunggu audit dari BPK. Nanti mulai lagi pembangunan lagi pada bulan Juli 2019. Jadi nanti tahun 2020 gedung ini sudah bisa digunakan,” paparnya.

Ketua Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Ivan Jaka menuturkan, progres pembangunan GSG Bumi Sai Wawai sudah sesuai rencana. Pasalnya, target-target pembangunan sudah selesai.

“Sdah bagus, sudah mengikuti ritme. Karena target-targetnya juga alsudah selesai. Tentu akan kita pantau terus. Kami dari nol sampai selesai akan mendampingi terus,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Cipta Karya DPUTR, Robby K. Saputra menerangkan, untuk pembangunan pada tahun 2019, diperkirakan akan menelan dana sebesar Rp. 16 Milyar.

“Pembangunan di 2019 kita perkirakan 16 M. Itu untuk melengkapi aksesoris yang belum,” terangnya.

Ditambahkanya, tidak ada perpanjangan waktu pembangunan GSG Bumi Sai Wawai. Nantinya, jika mendekati akhir jika belum sesuai progres, DPUTR akan meminta kontraktor untuk bekerja lembur. Ini, agar pembangunan ini selesai sesuai rencana.

“Kita tegas. Harus selesai Desember. Bahkan kalau dari kami (DPUTR, red) harus selesai bulan November. Jadi Desember itu tinggal seleksi berkas. Kalau sudah mendekati waktu akhir tapi progres tidak memenuhi, kita minta mereka untuk kerja lembur,” tutupnya. (HN)

LEAVE A REPLY