Potret Kelam Kehidupan Kakek Jatim. Buta Huruf dan Kehidupan yang Tak Sehat

0
430
Kondisi rumah kakek Jatim yang terletak digang sempit dan kawasan kumuh.

 

METRO – Miris. Begitulah kondisi Jatim (80) warga RW 09 RT 35 A Kelurahan Hadimulyo Barat Kecamatan Metro Pusat. Pasalnya, rumah Jatim terletak digang sempit dan kumuh. Lantainya, beralaskan tanah dan dinding yang terbuat dari papan dan geribik.

Air sumur dirumah Jatim berwarna coklat. Dan lebih parahnya, rumah tersebut tidak memiliki WC. Setiap harinya, Jatim dan keluarganya BAB di saluran air dekat rumahnya.

Kakek Jatim mengaku sudah puluhan tahun tinggal di Kelurahan Hadimulyo Barat. Rumahnya, sudah sering difoto-foto untuk menerima bantuan bedah rumah. Namun, hingga sekarang tidak ada bantuan.

“Ya begini rumahnya. Sudah sering difoto-foto. Tapi sampai sekarang tidak ada bantuan,” kata kakek Jatim dengan bahasa Indonesia yang terbata-bata.

Pihaknya berharap pemerintah memberikan bantuan WC. Pasalnya, pihaknya merasa malu BAB sembarangan. Tetapi, ketika hendak membuat WC tidak mampu karena tidak ada biaya.

Ketua RT 35 A Kustiah menjelaskan, kakek Jatim sebelumnya bekerja sebagai buruh. Namun, karena sudah berusia tua kakek Jatim sudah tidak bisa lagi bekerja.

Menurutnya, kakek Jatim memang belum pernah menerima bantuan dari pemerintah. Baik itu, BPNT maupun bantuan bedah rumah.

“Saya sudah mengusulkan supaya kakek Jatim terima bantuan. Tetapi ya sampai sekarang masih belum ada jawaban,” jelasnya.

Dikatakanya, kakek Jatim warga yang buta huruf. Anaknya pun, tidak sekolah lantaran tidak punya biaya.

“Anaknya bekerja sebagai buruh biasa juga. Itukan pak Jatim buta huruf, anaknya juga putus sekolah,” terangnya.

Ditambahkanya, ada beberapa warga di RT nya yang seharusnya terima bantuan namun tidak belum menerima bantuan.

“Ada warga kurang mampu yang sudah, tapi ada juga yang belum terima bantuan. Selain kakek Jatim tadi ada juga buk Sawi, M. Salim, Mursada dan Komariyah yang belum terima bantuan,” tambahnya.

Sekretaris Dinas Sosial (Disos) Subehi mengaku akan menelesuri terlebih dahulu warga RT 35 A yang belum terima bantuan tersebut.

“Akan kita telusuri kenapa belum dapat bantuan. Sekalian kita lihat juga kondisinya seperti apa,” ujarnya. (HN)

LEAVE A REPLY