Polsek Metro Barat Amankan Motor yang Langsir BBM

0
55167
Sepeda motor yang diduga digunakan untuk melansir BBM jenis premium.

METRO – Kepolisian Sektor (Polsek) Metro Barat kembali mengamankan kendaraan yang diduga hendak melansir Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium di SPBU 24.341.09 Jl. Jend. Sudirman, Kel. Ganjar Asri, Kec. Metro Barat, Selasa (25/9).

Kapolsek Metro Barat AKP Sumarno mengatakan, penggrebekan kendaraan tersebut dilakukan berdasarkan laporan dari masyarakat terkait adanya kendaraan yang sering mengisi premium dengan jumlah yang besar. Pengamanan sejumlah kendaraan itu merupakan ke tiga kalinya.

“Tadi pagi dapat FB dari warga yang melaporkan. Dan ini sudah terjadi sering di SPBU ini. Ini sudah yang ke tiga kalinya kita mengamankan motor yang diduga milik pelansir minyak. Dan kedepan akan terus kita pantau agar hal ini tidak terjadi lagi,” katanya.

Dijelaskanya, sepeda motor yang diduga untuk melansir BBM jenis premium tersebut sudah dimodifikasi dibagian tanki. Ini, agar bisa membeli lebih banyak premium.

“Mereka ini ngambil pagi. Nanti sore datang lagi. Jadi tanki kendaraan itu dimodifikasi. Supaya bisa muat lebih banyak,” jelasnya.

Menurutnya, berdasarkan keterangan terduga pelansir, BBM jenis premium tersebut digunakan sendiri.

“Alasannya mereka minyak-minyak ini untuk dijual sendiri dan dipakai sendiri. Dan diharapkan kepada yang melanggar ini kalau ingin mengambil kendaraannya wajib melengkapi kendaraan nya serta memperbaikinya seperti standar lagi dan di hidupkan lagi pajaknya. Dan barang bukti ini akan dilepas setelah mereka bayar pajak dan memperlihatkan bukti pembayaran pajak di dari samsat ke kami,” paparnya.

Sementara dari keterangan salah seorang Pelansir yang kendaraannya di amankan ke Mapolsek Metro Barat mengaku, dirinya merupakan pemain baru dalam dunia pelansiran BBM.

“Saya terus terang saja baru tiga bulan kaya gini, karena ini motor baru beli. Saya baru ini di bawa kesini, kalo saya modifikasi gitu tidak ada. Saya tau kalo melansir itu memang merugikan warga yang membeli sedikit-sedikit, tapi kan yang penting saya tidak bikin onar,” kata Joko (55) saat di wawancara awak media di Mapolsek Metro Barat.

Joko juga mengatakan, dirinya hanya mendapat keuntungan Rp. 500,- per liter dalam setiap kali penjualan.

“Kalo saya buat di jual sendiri di depan rumah. Ya untungnya enggak seberapa juga kan cuma untung 500 perak per liter. Kalo kita pelansir di ganjar agung yang di utamakan kendaraan pribadi, kan ini minyak untuk umum, kalo kami kan hanya sisa mereka. Kalo kita gak kebagian ya sudah. Ya memang ini sudah lama begini,” pungkasnya.

Sejumlah awak media yang melakukan peliputan tidak dapat mengkonfirmasi pemilik maupun penanggungjawab SPBU setempat.

Sementara itu dari pantauan awak media, terdapat 10 kendaraan dan 2 Jerigen kapasitas 35 liter yang diamankan Polisi, 7 diantaranya kendaraan bertangki modifikasi dengan kapasitas tangki hingga mencapai 70 liter. (HN)

LEAVE A REPLY