Ketua HPKLM “Azwan Syairulloh Menolak Relokasi Cendrawasih

0
371

METRO megopak.com- Pedagang kaki lima (PKL) Halaman Cendrawasih menolak rencana Pemerintah Kota Metro yang akan merelokasi mereka ke lantai 2 Pasar Cendrawasih, dengan alasan pedagang tidak pernah di ajak musyawarah dan pembagian lapak terkesan tidak adil bahkan menganut sistem hukum rimba.

Penolakan relokasi PKL tersebut, terkait surat pemberitahuan atau peringatan ke III yang dikeluarkan Pemkot Metro melalui Dinas Perdagangan tertanggal 7 Mei 2019.

Menanggapi surat edaran itu, PKL halaman pasar Cendrawasih yang tergabung dalam Himpunan Pedagang Kaki Lima Metro (HPKLM), menolak keras rencana relokasi tersebut.

“Relokasi oleh Pemkot Metro itu tidak dilandasi dengan kebijakan transparan dan demokratis sehingga pedagang menolak rencana pemerintah,” ujar ketua HPKLM Azwan Syairulloh Kamis malam (9/5/2019).

Dia mengatakan banyak kebijakan dari pemerintah kota Metro diambil tanpa dilandasi dengan aspek demokratis yakni melakukan pembicaraan atau dialog dengan pedagang sebelum keputusan dikeluarkan.

Sebagai bentuk penolakan secara resmi para pedagang, pihaknya akan mengirimkan surat kepada dinas terkait maupun Walikota Metro selaku pemangku kebijakan, DPRD, Kejaksaan dan Polres Metro.

Adapun alasan para PKL untuk menolak relokasi tersebut antara lain :
1. Pedagang merasa tidak pernah diajak musyawarah terkait rencana rehab lantai 2 pasar cendrawasih sampai dengan turunnya surat pemberitahuan ke III.
2. PKL menilai lapak yang di rehab tidak sesuai dengan jenis dagangan para PKL yang akan di relokasi.
3. Pembagian lapak tidak adil kerena sitem pembagian seperti hukum rimba pedagang berebut lapak tanpa di undi.
4. Adanya indikasi jual beli toko yang letaknya strategis kepada pedagang lain yang tidak masuk dalam data relokasi.
5. Meminta pihak Kejaksaan dan Kepolisian Metro, untuk mengusut tuntas dugaan pungli dan rehab pembangunan yang tidak sesuai bahkan menghabiskan anggaran sebesar 3,7 miliar.

Beberapa poin penting diatas, merupakan pernyataannya sesuai dengan keputusan para pedagang yakni, menolak untuk direlokasi ke lantai 2 Pasar Cendrawasih dan akan tetap bertahan sampai walikota mau duduk bersama berdialog membicarakan solusi yang manusiawi,”jelas Azwan.

“Faktanya mereka ini para PKL Halaman Pasar Cendrawasih sudah cukup lama berjualan di situ seharusnya menjadi titik-tolak penataan ulang, dimana para PKL di akomodasi untuk bisa berjualan dan sebagian halaman cendrawasih itu bisa di gunakan untuk lahan parkir, Oleh karenanya, gagasan pemerintah metro yang tidak berpihak kepada pedagang kecil dianggap bisa mematikan geliat ekonomi para pedagang,” ujarNya (red)

LEAVE A REPLY